Friday, January 17, 2020

,

Hei, Mak ! Perhatikan Tiga Langkah Ini Sebelum Memilih Asuransi Kesehatan




Memiliki sebuah produk asuransi merupakan suatu upaya penyelamatan akan kerugian finansial ketika terjadi resiko kesehatan. Resiko kesehatan seperti jatuh sakit ataupun kecelakaan memang tidak pernah ada yang menginginkan. Namun hal itu bisa saja terjadi kapan saja tanpa mengenal usia muda dan tua.

Dengan begitu suatu hal yang bijak jika banyak orang memilih perlindungan diri dengan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan sangat membantu ketika sewaktu-waktu kondisi finansial sedang tidak baik dan terjadi resiko kesehatan. Oleh karena itu banyak perusahaan swasta menyediakan berbagai macam jenis asuransi dengan fasilitas terbaik untuk kemudahan kita.

Meskipun begitu, kita juga harus jeli dan teliti dalam memilih asuransi kesehatan yang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Apa saja langkah yang harus kita lakukan dalam memilih asuransi yang tepat untuk kehidupan kita?

Kumpulkan informasi

Mencari tahu terlebih dahulu segala informasi mengenai asuransi kesehatan adalah langkah pertama yang harus kita lakukan. Informasi ini berguna untuk kita dalam memilih mana asuransi yang tepat untuk kita dan keluarga. Jangan sampai memilih asuransi dengan biaya yang besar serta fasilitas yang tidak sesuai.

Maka dari itu cari tahu dahulu mulai dari fasilitas yang didapatkan, besaran premi yang dibayarkan, apakah tersedia di banyak rumah sakit sekitar tempat tinggal, dan lain sebagainya. Dengan begitu kita bisa memaksimalkan penggunaan asuransi kesehatan dengan baik.

Sesuaikan kebutuhan

Memahami kebutuhan dalam memiliki asuransi adalah hal penting. Hal ini bertujuan agar kita bisa menemukan produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan agar dapat memaksimalkan fasilitas yang didapatkan.

Jika kita sudah berkeluarga, pilihlah produk yang bisa melindungi anggota keluarga sekaligus. Memilih produk yang melindungi semuanya dalam satu polis saja bisa membantu kita menghemat besaran biaya yang dikeluarkan untuk membayar premi yang telah ditentukan sebelumnya.

Premi yang dibayarkan tergantung dengan berapa banyak orang yang menjadi tangguhan pihak perusahaan penyedia asuransi. Selain itu besaran premi juga tergantung pada profil resiko tertanggung seperti misalnya anak-anak dan orang tua akan berbeda tergantung riwayat resiko penyakit yang bisa timbul.

Pastikan juga premi yang dibayarkan memiliki fasilitas yang mencakup seluruh pembiayaan kesehatan yang kita dan keluarga butuhkan. Dan tentunya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada.

Mulai dari sekarang

Hal yang paling urgent selanjutnya dalam memilih asuransi kesehatan yaitu mulai dari sekarang. Jika kita adalah remaja, usia produktif, pekerja, karyawan, atau yang lainnya yang sudah tahu manfaat asuransi untuk diri sendiri, maka mulai dari sekarang pilihlah asuransi kesehatan dengan bijak sesuai kebutuhan.

Karena kalau bukan dari sekarang atau nanti, kapan lagi? Kalau bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi yang peduli kesehatan diri sendiri?


Sebuah portal atau website informasi tentang berbagai macam produk asuransi kesehatan yang bisa kita pilih dengan bijak.
Bagaimana ?

Sudah punya pilihan untuk Asuransi kesehatan keluarga ?
Yuk, Sharing!


Salam,
Share:

10 comments:

  1. Kalau ibuk pakai asuransi kesehatan apa? Mana tau bisa jadi referensi kan? Agak sensitif memang ya tapi mana tau ada rekomendasi yekan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami langsung di cover sama PT tempat suami kerja,
      disamping yang wajib bagi seluruh WNI yaa
      hahaha

      Delete
  2. Asuransi kesehatan aku terima yang dari kantor suami aja apapun itu dan suka gonta ganti mulu dari dulu. entah knp 😅

    Apa sebaiknya punya lagi ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo udah di cover asuransi suami sih, aku rasa cukup.
      karena semakin banyak asuransi, semakin besar budget premi nya
      hahhaa

      Delete
  3. Halo, dengan ibu... bla-bla-bla. Sering dapat telpon dari asuransi XYZ nawarin produknya. Iya harus jeli memang milihnya.

    ReplyDelete
  4. Sama buk. Selain punya yg wajib, kami juga sudah dicover dari kantor suami :)

    ReplyDelete
  5. Aku hanya punya yg wajib dari pemerintah.. Dari kantor suami malah ngga ada..huhuuu..
    Semoga kita selalu diberiikan kesehatan ya buukk.. aamiinn..

    ReplyDelete