Saturday, January 18, 2020

Galau Antara KPR Rumah atau Bangun Rumah Sendiri ? Ini 4 Solusi Jitunya

KPR Rumah atau bangun rumah sendiri ?

Apakah anda seorang milenial dengan umur siap menikah? Jika iya, sebelum anda menikah sebaiknya anda mempersiapkan kebutuhan primer yang nantinya dibutuhkan oleh keluarga baru anda. Salah satu kebutuhan tersebut adalah membangun rumah sendiri.
Memiliki rumah sendiri sebelum mengajak pasangan melangkah ke jenjang pernikahan, tentu akan memberikan nilai plus bagi anda berdua di masa yang akan datang. Misalnya yaitu bisa lebih leluasa menjalani rumah tangga tanpa campur tangan orang tua. Selain itu anda berdua dapat belajar lebih dewasa dan mandiri.

Nah walaupun ada banyak manfaat dari mempersiapkan rumah sebelum menikah, kebanyakan pasangan diawal pernikahannya malah tidak memiliki rumah. Salah satu penyebabnya karena masih bingung antara pilihan harus membangun rumah sendiri atau menyicil dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).
Nah supaya kebingungan anda dapat teratasi, di bawah ini kami akan mengulas hal-hal yang bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih sistem pembiayaan rumah masa depan. Selamat menyimak!

4 Bahan Pertimbangan Dalam Memilih Membangun Rumah Sendiri Atau Menyicil KPR

Diantara pilihan untuk membangun rumah impian sendiri ataupun menyicil melalui KPR, anda bisa memilih berdasarkan dengan kondisi saat ini. Nah berikut merupakan tips yang bisa anda pertimbangkan dalam menentukan salah satu dari kedua pilihan tersebut.
    1. Pertimbangkan kepraktisan dan fasilitas penunjang
Menyicil rumah lewat KPR, terkenal lebih praktis dan cepat. Hal ini dikarenakan anda tidak perlu repot melakukan perizinan, mengurus surat rumah, dan berbagai hal lain yang biasanya dilakukan saat mendirikan rumah sendiri.
Selain itu rumah dengan sistem KPR biasanya berada pada satu komplek lingkungan yang menyediakan berbagai macam fasilitas penunjang seperti tempat ibadah, kolam renang, jogging track, dan lain sebagainya.
Praktis Rumah dari KPR memang lebih, Namun jika anda punya banyak waktu untuk mengurus perizinan, dan tidak memusingkan masalah fasilitas penunjang, tentu anda boleh memilih untuk membangun rumah sendiri.
  1.  
    1. Perhitungkan mengenai hutang jangka panjang
Perlu diketahui bahwa jika anda tertarik untuk memiliki rumah dengan cara menyicil melalui KPR, anda harus bersiap dengan hutang jangka panjang. Hutang jangka panjang rasanya tidak akan menjadi masalah bagi anda yang memiliki penghasilan tetap dan rutin.
Ada banyak bank yang menyediakan KPR. Pastikanlah anda memilih KPR yang sesuai dengan kondisi keuangan dan tidak memberikan beban besar di kemudian hari.
Perimbangkanlah mulai dari suku bunga, jangka waktu kredit, besar angsuran yang harus dibayarkan, dan lain sebagainya. Menyicil rumah melalui KPR bukanlah solusi bagi anda yang tidak memiliki pendapatan tetap atau tidak siap dalam menanggung hutang jangka panjang.
Nah oleh karena itu, pembangunan rumah sendiri bisa menjadi solusi bagi anda. Dengan membangun sendiri, anda tidak perlu terikat jadwal pembayaran. Jangka waktu pembangunan rumah juga bisa anda sesuaikan dengan kondisi keuangan.

    1. Pertimbangkan desain rumah
Jika anda menyicil rumah dengan KPR, otomatis anda hanya bisa memilih desain rumah yang telah tersedia. Hal ini kurang menguntungkan bagi anda yang menginginkan desain rumah dengan detail yang bisa memuaskan kebutuhan dan selera anda.
Nah baiknya jika anda ingin memiliki rumah dengan desain yang sesuai selera dan kebutuhan, pilihlah membangun rumah sendiri.

    1. Perhitungkan sistem mana yang lebih hemat
Untuk bisa menentukan pilihan yang tepat antara memilih rumah dengan membangun sendiri atau menyicil lewat KPR, anda harus menghitung sistem mana yang sebenarnya lebih hemat. Total biaya rumah dengan KPR biasanya lebih mahal daripada harga rumah itu sendiri. Hal ini dikarenakan rumah tersebut memiliki bunga yang harus anda bayar.
Sementara itu, membuat rumah sendiri tentu tidaklah membuat anda harus membayar bunga. Walaupun begitu, anda tetap harus mengeluarkan biaya untuk membeli lahan, mengontrak tempat tinggal sementara ataupun biaya lainnya.
Dari kedua sistem tersebut, pilihlah yang membuat anda mengeluarkan biaya yang murah.
Setelah membaca ulasan di atas, pastinya anda sudah tak bingung menentukan sistem pembuatan rumah mana yang akan dipilih bukan? Nah jika anda tertarik untuk membangun rumah sendiri namun juga tak ingin mengeluarkan banyak biaya, anda bisa mengikuti tips cara membangun rumah dengan biaya minim dari cekaja.com pada link berikut
https://www.cekaja.com/info/tips-membangun-rumah-sendiri-dengan-biaya-minim/

Selain informasi tersebut, Cekaja.com juga menyediakan informasi mengenai KPR dan berbagai ulasan mengenai hal-hal terkait finansial lainnya. Sangat bermanfaat bukan? Tunggu apalagi? Segera kunjungi dan nikmati layanan mutakhirnya untuk membantu anda memanajemen segala macam urusan keuangan!

Kalau sudah bisa memutuskan,
Yuk Berbagi cerita di kolom komen :)

Salam,

Share:

24 comments:

  1. Saya pilih KPR Rumh, maklum masih pas-pasan jadinya yang bisa dicicil lama dlu agar angsurannya ringan

    ReplyDelete
  2. Untuk urusan rumah memang harus dengan pertimbangan yang sangat matang. Udah kayak cari jodoh. Karena jangan sampai salah memutuskan. Apalagi harga rumah juga gak murah

    ReplyDelete
  3. Tipsnya boleh banget mbak. Perihal bangun rumah sendiri atau kpr. Apalagi ada pihak yang membantu masalah keuangan yaitu cekaja com.

    ReplyDelete
  4. Rumah tempat pulang dari semua aktivitas. Harus dibicarakan dan dipilih yang sesuai bersama pasangan. Membangun atau KPR harus menjadi keputusan bersama, biar rumtangnya adem di rumah masa depan ya mba.

    ReplyDelete
  5. Nah ini tips yang well informed buat newbie macam aku yang baru proses stabilisasi keuangan dan mulai invest rumah. Gimana cara bijak punya rumah (bangun dari nol atau KPR) yang efektif dan efisien nggak nyusahin. Makasih mbaa

    ReplyDelete
  6. prinsip saya rumah harus nyaman..jadi harus dipikirkan matang - matang dan sesuai dengan kemampuan kita. Kami alhamdulillah sudah punya rumah yang sesuai dengan impian dengan menggunakan skema KPR yang alhamdulillah juga sudah selesai urusannya. Memang tidak murah but we're super happy

    ReplyDelete
  7. Aku punya cita2 membangun sendiri tapi sekarang belum memungkinkan karena LDR, nggak ada yg ngurus, jadi kpr dulu biar nggak ribet. Semoga nantinya bisa bangun sendiri. Aamiin.

    ReplyDelete
  8. Rumah yg kami tempati juga rumah hasil KPR ortu..Alhamdulillah sdh lunas.. Ya.memang KPR adalah salah satu upaya pemilikan rumah bagi sebagian besar masy..hehe..

    ReplyDelete
  9. Bener banget mbak. Rumah harus menjadi list penting ketika membangun bahtera rumah tangga, karena tidak selamanya kita akan hidup di rumah kontrakan atau menumpang orang tua ketika sudah mempunyai keluarga sendiri. Akan lebih baik hidup di rumah sendiri meski bentuknya kecil atau sederhana. Rasanya lebih nyaman. Makanya sebelum list kebutuhan makin banyak ada baiknya kepemilikan rumah diprioritaskan terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  10. Pilihan saat di awal menikah ini memang berat, apalagi yang kemudian pindah domisili.
    Ada baiknya untuk melihat suasana yang cocok dan daerah yang pas untuk mobilitas sehari-hari. Jadi kami memilih membangun rumah sendiri.
    Benar,
    karena kepikiran hutang jangka panjang juga...

    ReplyDelete
  11. Aku pengen sih ambil KPR tapi ga pekerjaanku freelance jadi ga ada slip gaji huhu. Mohon doanya ya kakak semoga aja bisa punya rumah sendiri secepatnya.

    ReplyDelete
  12. mba desy pas banget saya sekarang sedang dalam rencana memiliki rumah,kendalanya disini sya berdua sama suami wiraswasta mau KPR udah konsultasi agak sulit dalam pengajuannya, kalau bangun sendiri prosesnya akan lama,sementara kebutuhannya sudah ga bisa ditunda

    ReplyDelete
  13. Dulu sempat galau sista bangun or KPR. Akhirnya aku putuskan bangun rumah sendiri, semoga bisa terwujud tahun ini ya.

    ReplyDelete
  14. Memang kalau KPR masalah desain berpengaruh banget ya mbak. Aku juga lebih senang bangun rumah sendiri dan memang harus kudu nabung jauh-jauh hari.

    ReplyDelete
  15. Kpr kadang mikir utang bertahun tahun bikin pusing. Tpi klo gak kpr ya harus sabar nabung agak lamaan ya mbak..

    Klo kpr emang harus diperhatikan developernya juga pas bangun rumah. Soalnya byk yg ngasal desaiin dan perhitungan bahannya mbak. Krna biasanya pake sistem borongan sih

    ReplyDelete
  16. Semua ada plus minusnya ya mau bangun rumah atau KPR Rumah tapi dipilih yang paling baik & cocok sesuai kemampuan aja

    ReplyDelete
  17. Memang harus dipertimbangkan matang-matang ya sebelum memutuskan untuk ambil atau bangun rumah. Kalau saya sih prefer bangun rumah sih.

    ReplyDelete
  18. Antara membangun rumah dengan mengambil KPR rumah memang ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing ya..
    Lebih baik memang disesuaikan dengan kondisi dan budgetnya

    ReplyDelete
  19. Cita2 saya itu bangun rumah sendiri, apa daya, krn saya masukin rumah sbg kebutuhan mendesak akhirnya saya ambil KPR, moga ada rezeki buat melunasinya segera :D
    Mungkin nanti kalau ada rezeki bisa bikin rumah kedua yang dibangun dr awal sendiri :D

    ReplyDelete
  20. Iya loh, sampai sekarang juga bingung sebaiknya ambil KPR atau beli tanah dulu dan bangun dikit-dikit. Baca-baca web cekaja dulu ah biar mantep sebelum melangkah lebih lanjut.

    ReplyDelete
  21. Pengalaman di keluargaku biasanya nyicil KPR lalu dibangun lagi mba hehehe dikit-dikit gitu
    dulu pernah juga kan sempit, belaakang bisa ditambah dapur habis 11 jt

    ReplyDelete
  22. Sementara ini aku memilih KPR mbak, namun dengan cicilan yang masih sanggup kami bayar. Gak berlebihan juga hehe. Emang penting banget punya investasi rumah jadi nabungnya kudu rajin selagi muda. Semoga kelak bisa punya impian bangun rumah dari awal sendiri, design sendiri, ah namanya mimpi gpp deh :)

    ReplyDelete
  23. ini aku banget nih lagi galau, kalau bangun rumah uangnya kudu banyaaaaaaak tp blm ada, kalau KPR masih ragu :D

    ReplyDelete