Tuesday, August 6, 2019

,

IP Batam Menuju Blogger Profesional




Sabtu (3/8) Rumah Belajar Menulis IP Batam mengadakan workshop dengan tema "Menuju Blogger Profesional" bersama Teh Lina, Blogger Kepri. Workshop ini merupakan  kelanjutan dari pertemuan yang diadakan sebelumnya. Setelah seluruh anggota rumbel menulis memiliki blog, sekarang saatnya memanfaatkan blog dengan baik.

Baca juga : Kopdar Rumah Belajar Menulis IP Batam : Ngeblog Itu Seru

Mengenal Dunia Blog

Rasanya tepat sekali kami memutuskan mengundang Teh Lina sebagai narasumber kami. Prestasi yang tertera di portofolio blog Teh Lina sukses membuat ibu-ibu peserta workshop iri. Sama-sama wanita, sama-sama seorang istri dan ibu namun pencapaian Teh Lina dalam hal menulis jauh melampaui kemampuan peserta workshop.

Teh Lina bercerita pengalamannya dengan dunia blog

Pembahasan dimulai dari dasar sekali tentang dunia blog. Diurai secara detail oleh Teh Lina seperti fungsi blog,  perbedaan blog dengan website, layouting, Top Level Domain, DA/PA, dan terakhir Monetize blog. Rasanya puas sekali mendengar pemaparan Teh Lina. Inginnya seharian mendengarkan sharing dari Teh Lina, namun sayang ada waktu yang terus berjalan. Hahaha

Jika selama ini mendengar blog hanya terlintas sebuah dokumentasi perjalanan dalam bentuk tulisan atau sekedar curhatan, Teh Lina menjelaskan bahwa pencapaian blog lebih dari itu. Blog mampu menjelaskan tentang branding diri si empunya blog. Blog mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah bahkan blog mampu juga sebagai ajang menyebarkan kebaikan. Nah kan, bagaimana tidak cinta dengan blog ini.

Namun perlu di ingat, Teh Lina menekankan bahwa setiap hal ada aturannya. Jangan melampaui batas atau berlebihan dalam mengelola blog. Seperti membongkar aib demi menggaet viewer. Padahal aib sudah ditutup rapat oleh Sang Maha Agung. Namun malah membongkar aib sendiri demi sebuah viewer. Hmm.. dejavu ya sama kasus akhir-akhir ini. Membuka aib yang berujung penjara. Jangan sampai seperti itu.

Pesertanya Ibu-Ibu

Jika mendengar kata Ibu Profesional sudah pasti isinya ibu-ibu. Kebanyakan ibu-ibu ini memiliki anak balita bahkan bayi. Kebayangkan bagaimana keadaan saat workshop berlangsung. Mengenai masalah ini, jauh-jauh hari saya sudah mengingatkan Teh Lina, bahwa workshop akan dihadiri ibu-ibu yang memiliki anak kecil. Rameee !

Fokus

Syukurnya Teh Lina paham, bahwa ibu dan anak adalah satu kesatuan. Dan sudah memprediksi situasi yang akan terjadi. Benar saja saat hari H banyak anak yang berseliweran. Untuk meredam aktifitas anak yang berlalu lalang, saya membawa satu boks lego Khalid. Lumayan ampuh, mengalihkan fokus anak-anak. Tentu saja tidak semuanya. Masih ada yang berlarian bahkan merangkak kesana-kemari. Ya, itu anakku. Hahaha

Diakhir acara foto bersama

Tapi saya tetap mencintai ibu-ibu ini beserta dengan dramanya. Ada yang bertugas membawa infocus malah terlambat, membawa mikrofon tapi kabelnya gak lengkap, gagal memasang spanduk di panggung bahkan sampai seorang peserta workshop mengirim suaminya untuk menghandle masalah soundsystem dan infocus. (Makasi banyak Mba Eli)

Saya antara ingin tertawa terbahak-bahak dan menangis melihat situasi seperti itu. Dan banyak-banyak berdoa agar pematerinya datang terlambat. Agar saat beliau hadir semua sudah settle. Namun nyatanya pemateri datang ontime ! Keringet dingin, dan menahan malu saat saya menyambut pemateri kami. Hahahaha. Epik !

Namun setelahnya berjalan tertib. Fokus pada pembicara. Pertanyaan-pertanyaan bermunculan menunjukkan antusiasme. Perlahan hati saya menghangat. Semoga melalui workshop ini lahir blogger-blogger profesional yang menebar manfaat.

Menutup Masa Jabatan

Saya ingin menutup masa jabatan saya di rumbel menulis sebagai koordinator dengan sesuatu yang manis. Maka hadirlah workshop ini. Melepas tanggungjawab moral saya terhadap ibu-ibu yang belum memiliki blog. Atau saat arisan blog kembali dihidupkan, semua member rumbel menulis sudah memiliki blog masing-masing. Alhamdulillah, keinginan saya tercapai.

Foto Bersama pemateri

Peserta hadir berjumlah 19 orang, lebih dari separuh anggota berhasil hadir.  Bertempat di Perpustakaan Provinsi beralamatkan Perumahan KDA.  Lokasinya tidak terlalu strategis, namun berhasil menggerakkan para member untuk datang. Ah, senangnya !

Workshop Menuju Blogger Profesional adalah salah satu langkah kecil dari ribuan langkah yang harus kita lalui. Tapi saya yakin, setelah melihat antusiasme saat workshop berlangsung akan banyak blogger-blogger baru yang bermunculan. Hal ini terbukti, salah satu peserta workshop langsung beralih ke Top Level Domain ! Mantul !!

Akhirnya, saya hanya menyediakan jalan untuk dilalui. Namun yang menentukan akankah jalan itu digunakan ? atau diabaikan ? itu sepenuhnya berada ditangan buibu semua.

Salam Semangat !!!
Share:

4 comments:

  1. Saya kadang suka terharu dengan ibu2 yg masih semangat belajar gini.. Dan setuju bgt, branding itu adalah salah satu dh aktor penting yg menunjukkan profesionalitas seorang blogger. Nice sharing

    ReplyDelete
  2. Deg-degan ya buk waktu teh Lina datang tuh. Tapi alhamdulillah akhirnya semuanya berjalan dengan baik. Terima kasih ibuk 😊

    ReplyDelete
  3. Xixi perjuangan kita semua ya hari itu MasyaAllah, Barakallah untuk ibuk dan teh Lina juga semua ibu2 yg hadir di workshop

    ReplyDelete
  4. The machine is then activated by the use of a lever or button , which activates reels that spin and cease to rearrange the symbols. If a player matches a winning combination of symbols, the player earns credits primarily based on the paytable. Classic symbols include objects corresponding to fruits, bells, and 메리트카지노 stylized lucky sevens. Most slot video games have a theme, corresponding to a specific aesthetic, location, or character.

    ReplyDelete