Friday, October 5, 2018

Waspadai Gerakan Bayi Saat Hamil Tua



Beberapa hari lalu saya dibuat cemas, biasanya "si adek" akan aktif bergerak saat saya tidur posisi miring. Dia akan aktif menendang atau bergerak lama saat saya mulai tidur dalam posisi miring. Namun malam itu si adek anteng saja. Berusaha memancing gerakan dari dalam perut dengan merubah-rubah posisi tidur. Namun tidak ada juga gerakan. Saya panik, keringat dingin mengucur karena kepanikan saya. Suami pun berusaha 'berinteraksi' dengan si adek namun dia masih diam. Saat suami bertanya kapan terakhir kali ada gerakan ? saya makin cemas karena tidak menyadari kapan terakhir si adek ini bergerak. Alhasil, suami menyuruh saya rileks. Barang kali si adek sedang tertidur. Karena memasuki trimester ketiga bayi di dalam perut akan memiliki jadwal bangun dan tidur.



Benar saja, saat saya berusaha rileks dan tidur posisi miring perlahan saya merasakan gerakan aktif si adek. Aahh.. lega rasanya. Pikiran buruk segera menghilang dan tidak berapa lama saya pun terlelap.

Serangan panik ini bisa saja dirasakan oleh setiap ibu hamil jika mengalami sesuatu hal di luar kewajaran. Normal, karena tidak ada satu pun ibu yang ingin anaknya celaka. Namun sialnya, saat terjadi kepanikan kita sulit untuk berpikir jernih. Tiba-tiba semua pikiran buruk datang dan membuat diri semakin panik.

Jika bayi di dalam perut tiba-tiba diam, sebaiknya ibu hamil jangan panik. Lakukan 5 hal berikut ini :

  1. Bayi Mempunyai Jadwal Tidur Maka Rilekslah.
    Memasuki trimester ketiga, bayi akan memiliki jadwal tidur. maka wajar jika sewaktu-waktu perut akan tenang dari gerakan bayi.

  2. Berbaring Sisi Kiri atau Kanan
    Trik ini hampir selalu berhasil. Saat saya tidur sambil menghadap kiri atau kanan, maka bayi dalam perut ini menunjukkan gerakan aktif. Mungkin karena posisinya semakin sempit saat sang ibu berbaring sebelah kiri atau kanan. Maka ia memunculkan reaksi gerakan dari dalam perut

  3. Hitung Gerakan Bayi
    Normalnya bayi akan bergerak minimal 10 kali dalam 1 jam. Namun jika kurang jangan buru-buru panik. Rilekslah dan hitung kembali per dua jam. Jika gerakan lebih dari 10 kali dalam 2 jam masih dalam kategori normal mengingat semakin sempitnya lokasi rahim saat usia janin sudah memasukki trimester ke tiga. Namun apalagi gerakan bayi semakin melemah dan menunjukkan penurunan, jangan tunda segera hubungi dokter.

  4. Minum Jus atau Makan Makanan Manis
    Minum dan makanlah makanan manis. Tunggu hingga sekitar 30 menit. Efek "sugar rush" akan mempengaruhi gerakan bayi. Gula bisa mengakibatkan bayi aktif di dalam perut.

  5. Tekan Perut Dengan Lembut
    Tekan beberapa bagian perut dengan lembut bisa memancing gerakan bayi. Seolah ingin membalas hentakan yang di berikan sang ibu, ia akan langsung bereaksi bergerak.. Kita bisa memancing gerakan bayi melalui cara ini. Atau elus-elus permukaan perut sambil terus panggil nama yang biasa kita sebutkan untuknya.
Itulah 5 tips yang bisa ibu hamil lakukan saat gerakan anak tiba-tiba berhenti. Namun jika sudah melakukan ke-5 tips diatas dan tidak ada respon, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Semoga kita senantiasa sehat hingga persalinan ya, Mak !
Buang jauh-jauh segala pikiran negatif. 
Rileks dan perbanyak berdoa.
Share:

10 comments:

  1. Sehat terus desy hingga lahiran. Aku bacanya yg pertama ingat langsung kak dian. Hikss selalu waspada dan kurangi lelah yang berlebihan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Krn dialah. Aku jd merasa parno. Tapi kata kakak itu “setiap orang memiliki takdirnya sendiri”

      Delete
  2. Wah... Semoga sehat sampai lahiran nanti ya kak.

    Waktu kakak ku hamil, aku pernah pegang perutnya saat bayi dalam kandungannya nendang nendang perut. Rasanya seneng banget. Syukurnya, kakak ku ga pernah bilang atau mungkib mengalami hal yang seperti itu. Tapi tulisan ini bisa dijadikan referensi juga sih. Terima kasih kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin makasi doanya.
      Makasi sudah berkunjung

      Delete
  3. Wah... Semoga sehat sampai lahiran nanti ya kak.

    Waktu kakak ku hamil, aku pernah pegang perutnya saat bayi dalam kandungannya nendang nendang perut. Rasanya seneng banget. Syukurnya, kakak ku ga pernah bilang atau mungkib mengalami hal yang seperti itu. Tapi tulisan ini bisa dijadikan referensi juga sih. Terima kasih kak

    ReplyDelete
  4. Luar biasa tips parenting Kali ini, bener banggettttt kalau panik Kita pasti gak berfikir jernih ya... Bagaimana seh rasanya bayi menendang di dalam perut

    ReplyDelete
  5. usia kehamilan tua ini bener2 bikin pegel ya kak? apalagi kalau babynya terlalu aktif di dalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bang.
      Pegel bgt. Mau nyobain?
      Wkwkkw

      Delete
  6. Pernah juga saya begitu,dalam beberapa jam kayaknya si janin bayi nggak gerak-gerak. Panik. Tapi setelah menunggu dengan harap cemas, akhirnya entah setelah berapa jam dia gerak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama teh.
      Aku pun panik.
      Padhaal gk itungan jam. Cm klo ditunggu gerakan itu malah gak muncul
      Hahahha

      Delete