Saturday, November 11, 2017

, ,

KOMUNIKASI PRODUKTIF #DAY8 "Alihkan Perasaan dengan Kalimat Empati"



Hari Minggu lalu, kami mengunjungi Ocarina. Mengajak Khalid bermain di tepi pantai. Niatnya sih biar dia berinteraksi dengan pasir. Karena Khalid tipe anak yang tak ingin menginjak hal-hal kasar seperti pasir. Sudah membawa baju ganti, jaga-jaga kalau basah.

setelah melepas sendalnya, diajak menginjak pasir. Khalid menunjukkan raut muka tidak nyaman. Seketika dia minta diangkat dan merengek pada Ayahnya. Dengan sigap Ayahnya mengangkat dan kemudian berniat menginjak pasir bersama-sama.

Khalid menolak, Dia berteriak kakinya kotor. Ayahnya gigih mengalihkan rasa tidak nyamannya dengan mengatakan bermain air saja. Karena bermain air laut sama saja menginjak pasirnya. Saya akhirnya turun tangan. Ikutan membujuknya.

I : Khalid kenapa gak mau nginjek pasir ?
K : Kotor Buk ! Khalid tak suka.
I : Kalau kotor kan bisa dicuci. Kan ada Air Laut.
K : Inii.. Tak mau !
sambil menunjukkan kakinya yang kena pasir.
I : Yaudah. cuci ya kakinya pake air laut ajak Ayah.

Akhirnya Khalid berhasil dibujuk untuk bermain ke tepi laut. Sesekali ayahnya mengambil pasir dari dalam air dan menunjukkan ke Khalid. Sedang asyik bermain, tiba-tiba  ombak besar datang. Rupanya ada Kapal Laut lewat. Ombak menyemprot badan Khalid dan Khalid oleh jatuh dengan posisi tengkurap. Dengan sigap ayahnya mengangkat Khalid dan menenangkan. Namun Khalid keburu shock. Ia kaget dan meminum air laut hingga terbatu-batuk. Akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi. Khalid makin tidak nyaman bermain di laut.

Cukup ya Nak mainnya.
Besok kita bermain lagi dengan air laut. Agar Khalid terbiasa.
Share:

0 comments:

Post a Comment