Wednesday, September 12, 2018

5 Hal yang Perlu Ibu Hamil Ketahui Menjelang Persalinan



Kehamilan sudah masuk trimester terakhir nih. Waktu yang di tunggu-tunggu semakin dekat. Belajar dari pengalaman hamil pertama, hal yang saya lewatkan justru menjadi poin penting dalam menyambut buah hati. Ketidakpahaman saya ini jangan sampai terulang kembali pada kehamilan kedua. Saya melewatkan ilmu tentang menyusui salah satunya. Menjadikan saya mengalami lecet parah pada kedua puting akibat pelekatan yang tidak tepat. Saya hanya peduli bagaimana bisa melahirkan normal. melupakan ilmu lainnya yang tak kalah penting.


Tidak ingin mengalami hal menyakitkan untuk kedua kali. Saya akan membeberkan hal-hal yang perlu ibu hamil ketahui menjelang persalinan :

  1. Menyusui.
    Setelah menjadi Ibu, saya baru paham bahwa menyusui bukan sekedar memasukkan puting ke mulut anak. Ternyata harus benar pelekatan dan posisi anak saat menyusui. Bukan hanya teknik menyusui serba-serbi ASI pun harus diketahui. Seperti berapa ukuran lambung si kecil saat baru lahir. Jadi saat ASI keluar sedikit saat awal menyusui tidak panik. Kondisi saat anak tidak mau menyusu langsung. Teknik menyimpan ASIP (ASI Perah) bagi ibu yang bekerja, teknik memompa dan banyak hal terkait menyusui yang perlu calon ibu ketahui. Termasuk kandungan gizi ASI. Jangan sampai termakan mitos bahwa warna kuning pada ASI adalah indikasi ASI basi. Padahal itu justru banyak mengandung kolostrum yang sangat dibutuhkan bayi.

  2. Baby Blues Sindrom
    Baby blues adalah keadaan dimana ibu merasa sedih berlebihan setelah melahirkan. Bisa jadi karena gagal melahirkan normal, merasa bersalah pada bayi, penolakan terhadap bayi dst. Ini wajar terjadi, mengingat setelah memiliki bayi kehidupan ibu akan berubah 180 derajat. Hal ini berakibat fatal jika sang ibu tidak menyadari keadaannya. Baby blues hendaknya diketahui dan dipahami juga oleh suami. Mengingat masa-masa setelah melahirkan istri membutuhkan banyak dukungan dari suami. Akan cepat mendapat penanganan jika suami menyadari istri terserang baby blues sindrom.

  3. Perawatan Bayi Baru Lahir
    Jangan kira bayi baru lahir hanya butuh ASI. Seorang ibu harus mengetahui perawatan yang tepat saat baru memiliki bayi. Hal-hal yang kita anggap sepele ternyata berbahaya bagi bayi. Seperti suhu seharusnya AC untuk bayi baru lahir, serangan kolik yang membuat bayi menangis rewel terus menerus,  teknik memijat yang aman untuk bayi, teknik sendawa, teknik menggendong bayi baru lahir dll.

  4. Persiapkan Mental
    Ibu hamil harus bahagia ! ini bukan sebuah jargon. Tapi harus benar-benar dilakukan. Ibu hamil yang terserang panik atau stress saat menghadapi kelahiran memicu kondisi buruk pada bayi. Akibatnya bayi bisa stress bahkan bisa menyebabkan ketuban berwarna hijau. Hindari pikiran buruk. Dan jangan ngotot dengan salah satu jenis persalinan. Saat hamil anak pertama, saya ngotot ingin lahiran normal. Ini menyebabkan saya hamil selama 42 minggu dan ari-ari sudah pengkapuran. Menurut pengakuan ibu saya, saat mencuci ari-ari kondisi ari-ari saya sudah hancur dan rapuh sekali. Ini akibat ari-ari sudah pengkapuran. Di kehamilan kedua, apapun prosedur yang akan saya jalani lebih ikhlas. Apapun itu, insyallah yang terbaik menurut Allah SWT. Jangan banyak mendengarkan cerita negatif tentang persalinan. Jangan banyak membaca berita buruk. Karena sesungguhnya kita tidak tau, kemudahan apa yang akan Allah berikan untu kita. Poin terpenting berusaha dengan baik, biar Allah menentukan takdir kita.

  5. Persiapkan Kesehatan Diri
    Kondisi fisik yang prima dapat menunjang proses kelahiran dengan lancar. Konsumsilah makanan penuh gizi, banyak minum air putih dan buah-buahan kaya nutrisi. Kenali juga makanan yang mengandung protein tinggi guna mempercepat penyembuhan luka pasca melahirkan. Hindari makanan yang berbau tajam dan bergas. Selain tidak baik untuk lambung, ini juga akan mengeluarkan aroma tak sedap bagi dokter dan perawat yang merawat kita. Hindari makanan mitos yang belum teruji khasiatnya. Lebih cerdas dalam memilih makanan ya mak !
5 Hal ini yang menurut saya penting dipersiapkan sebelum mempersiapkan kebutuhan bayi. Agar persalinan lancar, kita butuh ilmu penunjang. Jangan hanya berbekal pada "Katanya"
Semangat menyambut buah hati para emak !
Semoga diberi kemudahan dan kesehatan.
Aaamiin
Share:

11 comments:

  1. penting bagi yang belum atau mau hamil :D

    ReplyDelete
  2. yang terpenting tetep positif thinking ibuk, terus berdayakan diri insyaAllah akan diberi kemudahan sm Allah. Krn semua berawal dari pikiran, semoga sehat semua dan diberikan kelancaran segala sesuatunya��

    ReplyDelete
  3. Terimakasih tipsnya, soal nany blue syndrom aku pernah nonton dokumenter soal ibu yang melahirkan berturut2 5 anak, depresi berat dan akhirnya membunuh semua anaknya dengan menenggelamkan di bathtub, memang seram dan harus hati, ada hubungannya juga dengan no 4, si mamah harus hepi

    ReplyDelete
  4. Semangat dan keep setrong mamak sampai lahiran. Semoga persiapan yg sdh maximal ini bikin adek khalid lebih happy

    ReplyDelete
  5. biasanya persiapan mental ini kali ya menjelang persalinan yang harus distabilkan..secara rasa takut, rasa sakit itu bisa bikin stress duluan,akhirnya berpengaruh juga pada tensi.

    ReplyDelete
  6. Berat ya jadi mam. Perjuangannya benar-benar luar biasa. Gak hanya fisik, mentalnya juga harus siap!

    ReplyDelete
  7. Informasi yang cucok neh untuk calon ibu ya..
    Jadi udah tau 5 hal penting

    ReplyDelete
  8. Yang ngeri itu kalau si ibu terkena baby blues syndrome. Atau ada yang lebih parah lagi dari baby blues apa gitu ya istilahnya,lupa. ����

    ReplyDelete
  9. Aduh mba, denger kata persalinan aku langsung mules, antara pengen nambah lagi, tapi inget umur sudah tua hahaha, pengen nambah sih siapa tau dapet cowok, Aamiin.
    Semoga sehat selalu mamak dan dedek bayiknya yaa.

    ReplyDelete
  10. Baby blues itu memang harus di antisipasi dan jgn sampai terjadi deh sama semua emaks... Sedih kl Ada yg kena terus tidak mendapat penanganan yg tepat, mentalnya bakal down bgts...

    ReplyDelete
  11. kayaknya bapak2 musti tahu juga biar makin peka jadi suami nih

    ReplyDelete