Thursday, June 21, 2018

,

Part (2) Kekurangan Cairan dan Zat Gula Pada Ibu Hamil


Setelah sebelumnya saya membahas penanganan ketika kekurangan cairan dan zat gula, kali ini saya akan lebih mengupas tentang gejala yang ditimbulkan. Karena kondisi seperti ini menurut saya benar-benar menyiksa ibu hamil. Hehehhe

Kehamilan saya menginjak usia 4 bulan. Harusnya sudah dalam posisi aman dari mual dan muntah. Namun kehamilan kedua ini memang agak berbeda dari kehamilan Khalid. Saat hamil Khalid saya masih aktif bekerja bahkan mampu memakai high heel hingga usia 5 bln. Napsu makan baik, tidak ada mual muntah badan terus berenergi. Makanya saya pun berpikir positif, hamil kali ini insyallah setangguhnya Abangnya. Namun ternyata jauh berbeda.

Baca juga : Part (1) Kekurangan Cairan dan Gula Pada Ibu Hamil

Saya sulit makan, bahkan mampu menahan lapar hingga berjam-jam. Suami seriiing banget menawari berbagai makanan. Namun aneh, saya sedikitpun tidak tergoda. Mungkin karena sulit makan, jadi keinginan untuk makan makanan jenis tertentu rela di carikan oleh suami saya. Padahal sering juga setelah makan saya malah muntah. Heheheh.

Hamil kali ini bertepatan dengan puasa. Saat puasa kehamilan saya berusia 3 bulan. Kondisi sulit makan dan lebih senang lapar. Tentu saja saya gembira untuk berpuasa. Karena tidak berpuasa pun saya sulit makan. Namun tetap berkonsultasi dengan dokter. Dokter mengijinkan saya puasa, asal saat sahur dan buka puasa saya mampu makan dengan baik. Alhamdulillah, saya bahagia.

Saat menjalani puasa, sesunguhny ada terbersit rasa cemas. Apakah berat badannya cukup ? apakah cairan ketubannya cukup ? apakah perkembangannya baik ? akhirnya pertengahan puasa kami kembali mengunjungi dokter dan menanyakan segala hal yang terlintas di otak saya. Hasilnya kondisinya bagus. Bayi dalam kandungan berkembang sesuai usia. Walau berat badan saya turun 3kg.

Belum cukup puas, saya pun kembali mengunjungi dokter kandungan di RS Santa Elisabeth dekat rumah. Kali ini dokter pun mengatakan hal yang baik. Jadi secara umum, kondisi saya dan bayi dalam kandungan saya siap untuk melanjutkan puasa.

Selama puasa dari ke-1 hingga ke-26 tidak ada keluhan sama sekali. Memang, saat buka puasa saya tidak bisa kenyang. Jika suda muncul rasa kenyang saya harus berhenti. Kalau tetap lanjut makan maka dipastikan saya muntah.

Jadi saya bingung saat ada yang bilang "Tu lah, hamil-hamil puasa"
"Kalau tidak sanggup jangan dipaksa"
"Hamil kan ada keringanan untuk tidak berpuasa"

Karena selama puasa dari hari ke-1 hingga hari ke-26 tidak ada gejala sakit atau hal yang membuat saya merasa payah saat berpuasa. Jika hal itu muncul sudah pasti saya akan membatalkan puasa saya. Saya tidak akan nekad melanjutkan puasa dalam kondisi sakit. hehehe

Tapi terima kasih para mamaks atas perhatiannya. Saya merasa tersanjung. Hehhee

Lalu, bagaimana gejala awal saya saat mengalami kekurangan cairan dan zat gula ? Berikut hal-hal yang harus diwaspadai saat mengalami kondisi seperti ini :

  1. Penglihatan berputar-putar
  2. Keringat dingin
  3. Lemas
  4. Mual dan Muntah. Bahkan muntah ada bercak darahnya karena lambung sudah terluka
  5. Napsu makan hilang
Jika sudah merasakan salah satu gejala diatas segera istirahat. Apabila dalam kondisi puasa, segera batalkan puasa. Minum air hangat atau teh hangat. Namun apabila gejala diatas muncul bersamaan, jangan tunda lagi untuk bertemu dengan dokter. Karena kondisi seperti ini harus di rawat dan dibawah observasi dokter kandungan.

Saat kondisi ini menyerang, apakah yang harus dilakukan oleh ibu hamil :
  1. Duduklah saat pusing menyerang dimana pun berada. Tetap bertahan berdiri akan menyebabkan jatuh dan itu bisa berakibat fatal
  2. Tenangkan pikiran dan segera nyamankan diri. Jika merasa panas, segera dinginkan diri. Jika merasa baju sempit dan gerah segera buka.
  3. Minum teh hangat atau air putih hangat atau madu hangat
  4. Berbaring dan beristirahatlah
  5. Jika keadaan sudah mulai membaik segera makan dan konsumsi kurma. Jangan makanan atau minuman manis yang tidak alami. Memang akan cepat menaikkan kadar glukosa dalam darah. Namun ia akan cepat membuat turun juga. Kurma adalah saran terbaik saya. Karena terbukti cepat mengganti glukosa yang hilang dan cepat terserap oleh tubuh.
Kondisi sakit memang tidak ada yang menginginkan. Namun cepat tangani dan jangan tunda jika sakit menyerang. Apalagi saat terjadi pada Ibu Hamil. Jangan lupa juga konsumsi vitamin yang diberikan dokter. Walau terasa sepele, namun sangat menolong saat kita mengalami mual dan muntah. Karena vitamin yang diberikan dokter mampu memenuhi vitamin yang tidak bisa kita dapatkan dari makanan.

Semoga senantiasa sehat ya, Mak.
Saya agak trauma dengan keadaan makan apa adanya.
Alhasil sekarang tiap jam ngunyah. 
Selamat datang lemak !
Selamat Menggemuk dan Sehat Ibu !
Share:

11 comments:

  1. Jadi bu ibuk emang repot yaq, banyak berkorbannya. Tapi kalo liat perkembangan anak sehat, perasaan jadi super bahagia. Semoga sehat selalu yaq. ^-^

    ReplyDelete
  2. Gak usah pikirkan lemak..pikirkan emak dan anak sehat..itu jauuh lebih buat tenang keluarga

    ReplyDelete
  3. Jujur, saya salut banget dengan para Ibu. Perjuangan yang luar biasa, dari sejak kandungan bahkan saat melahirkan, semua dipertaruhkan. Standing Ovation

    ReplyDelete
  4. Wah informasinya baru lagi.... Bener2 informative Dan berguna bagi bumil

    ReplyDelete
  5. Sehat-sehat terus ya kaaak...
    Isi blognya keren, di keep sapa tau kapan tau butuh :)

    ReplyDelete
  6. pengalaman ibu hamil yang sedang membutuhkan banyak cairan dan juga zat gula

    terima kasih ... semoga bisa menjadi bahan masukan ... ketika yang ke tiga

    hehehe

    ReplyDelete
  7. Jaga kesehatan ya, kakak. Sehat2 sampai lahiran......

    ReplyDelete
  8. Kalau lagi hamil memang makan ga bisa sekaligus banyak, harus sedikit-sedikt tapi sering. Kalau dipaksain langsung banyak, suka keluar lagi.

    ReplyDelete
  9. Banyak makan ya Bu Des, kasihan dikau sama dedek bayinya. Pernah juga kondisi kayak gini tapi gak lama.

    ReplyDelete
  10. Semoga ibu dan debay yg masih diperut sehat selalu. Amin.
    Ku Jdi pen hamil jg 😂😂

    ReplyDelete