Monday, November 6, 2017

,

Komunikasi Produktif #day5 "Branding Diri"



Akhir-akhir ini sedang booming dengan anak laki-laki yang memiliki aksen British fasih. Wajah dan warna kulitnya otentik Indonesia. Viralnya videonya saat ia diduga sebagai pengisi suara dalam soal ujian bahasa Inggris.

Ah, kagum.
Keren.
Mamaknya keren banget!

Setiap kali melihat atau mendengar anak yang berprestasi pikiran pertama saya langsung ke inget mamaknya. Gimana bisa membuat anak menjadi berprestasi seperti itu.

Kepoin IG dan Youtube channel, benar-benar berbakat. Sebelum dia jujur tentang Film kesukaan, sebenernya saya merasa "Kok cara ngomongnya mirip Harry Potter?" Ternyata benar. Dia fans garis keras Harry Potter.

Jadi apa hubungan tantangan komunikasi produktif kali ini dengan si anak viral ini ? Maaf ya nak, mamak lupa namamu. Walau bisa googling tapi mata sudah ngantuk.Cara dia membranding diri.

Menurut saya, Anak ini sudah istimewa. Dan ketampanan itu bagi saya berbanding lurus dengan otak. Kalau pinter, pasti bisa aja dicari celah gantengnya walau mesti mencari-cari dulu. Tapi pasti ketemu. Karena orang pintar itu selalu punya magnet sendiri untuk menarik orang di sekitarnya. Makanya suka berteman dengan orang pinter. Akunya ketarik. hihihihi.

Sangat menganggu sekali saat mendengar orang berdialog tetapi beberapa kali mengumpat perkataan kasar. Risih aja. Sudah memiliki daya tarik tersendiri, mengapa mesti membranding diri lagi dengan umpatan kasar walau dengan niat becanda. Mencari perhatian, tak perlu menurunkan harga diri kok. Menurut mamak Khalid ya.

Jadi ini penting menurut saya. Berkomukasilah dengan produktif. Hilangkan  kata-kata negatif yang membuat imej diri nyungsep say.

NB : Maafkan jika tugas kali gak nyambung dengan tantangan.
Mamak kehabisan ide. Partner komunikasi kerja terus. Diajak ngobrol gak bales.
Mamak sedih.


Share:

1 comment:

  1. anak-anak jaman now ya mbak? kadang itu kebanggaan mereka kayaknya :X

    ReplyDelete